Jumat, 18 Desember 2009

PENJELASAN TENTANG LUASNYA RAHMAT الله, ATAS DASAR SIKAP OPTIMISME KEPADA YANG DEMIKIAN.

images


بسم الله الرحمن الرحيم

Dan adalah رسول الله SAW sangat menyukai sikap optimis, dan tiadalah bagi kita suatu amal yang lebih diharapkan akan maghfirah-Nya selain mengikuti jejak رسول الله SAW didalam hal optimis akan rahmat الله, dan kita mengharap semoga kita diakhirkan dengan kebaikan baik di dunia maupun di akhirat. الله Ta’ala telah berfirman :

ان الله لا يغفر ان يشرك به ويغفر ما دون ذلك لمن يشاء

Sesungguhnya الله tiada mengampuni dosa syirik dan akan mengampuni selain daripada syirik kepada orang yang dikehendaki

Dan الله Ta’ala telah berfirman telah berfirman, :

قل ياعبادى الذين اسرفواعلى انفسهم لاتقنطوامن رحمة الله ان الله يغفر الذنوب جميعا انه هو الغفور الرحيم

Katakan kepada hambaku yang melampaui batas atas diri mereka, “Janganlah kalian semua berputus asa dari rahmart الله. Sesungguhnya الله mengampuni semua dosa. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun dan Maha Kasih.

Dan الله Ta’ala berfirman, :

ومن يعمل سوءااويظلم نفسه ثم يستغفرالله يجد الله غفورا رحيما

Barang siapa yang berbuat keburukan atau menganiaya diri mereka sendiri kemudian ia memohon maaf kepada الله niscaya ia mendapati الله itu Maha Pengampun dan Maha Pengasih

Sesungguhnya Dzat Yang Maha Pemurah, kebaikan-Nya meliputi segala hal, luas rahmat-Nya, kemurahan-Nya melimpah kepada segala jenis makhluk sementara kita adalah salah satu makhluk dari makhluk-makhluk الله Azza wa Jalla. Tidak ada jalan untuk sampai kepada-Nya melainkan dengan kemurahan dan fadhal-Nya. Telah bersabda رسول الله SAW, :

ان الله تعالى مائة رحمة انزل منها رحمة واحدة بين الجن والانس والطير والبهائم والهوام, فبها يتعاطهون وبها يتراحمون وأخر تسعا وتسعين رحمة يرحم بها عبادهم يوم القيامة

Sesungguhnya الله Ta’ala memiliki seratus rahmat, satu rahmat diturunkan ke bumi dibagi antara jin dan manusia dan burung-burung dan binatang dan serangga. Maka dengan satu rahmat itu mereka mendapatkan rizki, dan dengannya mereka sayang menyayangi. Dan الله mengakhirkan 99 rahmat yang dengannya الله mengasihi hamba-Nya kelak di hari kiyamat.

Dan telah diriwayatkan apabila telah datang hari kiyamat الله Ta’ala mengeluarkan kitab yang berasal dari bawah ‘Arsy, yang tertulis : ان رحمتي سبقت غضبى وأنا ارحم الراحمين (Sesungguhnya rahmat-Ku mendahului amarah-Ku, dan Aku adalah Yang Maha penyayang diantara para penyayang). Maka keluarlah dari neraka sebanyak orang ahli surga.

Telah bersabda رسول الله SAW :

يتجلي الله عز وجل لنا يوم القيامة ضاحكا فيقول ابشروا معشر المسلمين فانه ليس منكم الا وقد جعلت مكانه في النار يهوديا او نصرانيا

Sesungguhnya الله Azza wa Jalla menampakkan diri (tajaly) kepada kita kelak di hari kiyamat seraya tersenyum dan berfirman, “Berilah kabar gembira kepada segenap kaum muslimin bahwasanya tidak sekali diantara kamu sekalian melainkan telah Aku gantikan tempat mereka di neraka dengan orang yahudi atau nasrani.

Dan telah bersabda Nabi SAW, :

يشفع الله تعالى أدم يوم القيامة من جميع ذريته في مائة الف الف وعشرة ألاف ألف

Kelak di hari kiyamat Nabi Adam AS memohonkan syafaat kepada الله SWT untuk semua anak keturunannya sebanyak 110 juta orang.

Dan telah bersabda رسول الله SAW,

ان الله عز وجل يقول يوم القيامة للمؤمنين هل احببتم لقائي فيقولون نعم يا ربنا فيقول لما ؟ فيقولون رجونا عفوك ومغفرتك فيقول قد اوجبت لكم مغفرتي

Sesungguhnya الله Azza wa Jalla berfirman kepada orang-orang Mukmin kelak di hari kiyamat “Apakah kamu sekalian senang bertemu dengan-Ku ?” Mereka menjawab, “Benar wahai Tuhanku”. Maka الله berfirman, “Karena apa ?”. Mereka menjawab, “Kami mengharapkan ampunan dan maghfirah-Mu”. الله Ta’ala berfirman, “Sungguh telah Aku pastikan bagi kamu semua akan ampunan-Ku”.

Telah bersabda رسول الله SAW yang artinya, “Apabila penduduk neraka telah berkumpul di dalam neraka, demikian pula orang-orang yang dikehendaki الله SWT dari orang-orang yang ahli ibadah, maka berkatalah orang kafir kepada orang Islam, “Bukankah kamu orang-orang Islam ?”. Kaum muslimin menjawab, “Benar”.

Orang kafirpun bertanya, “Lalu apa gunanya keislaman kalian jika kalian akhirnya bersama kami di neraka ?”

Orang Islam pun menjawab, “Sesungguhnya kami memiliki dosa sehingga kami dihukum karenanya”.

Maka الله Azza wa Jalla mendengar perbincangan mereka dan memerintahkan agar orang-orang Islam yang mau beribadah tadi dikeluarkan dari neraka, maka dikeluarkanlah mereka semua. Tatkala orang-orang kafir melihat hal yang demikian, mareka berkata,” يا ليت كنا مسلمين فنخرج كما أخرجوا

Wahai kiranya aku ini dahulu menjadi orang Islam sehingga kami dikeluarkan sebagaimana mereka dikeluarkan”.

Kemudian رسول الله SAW membaca firman الله SWT,

ربما يود الذين كفروا لو كانوا مسلمون

Boleh jadi orang-orang kafir itu sangat menginginkan jika mereka itu (dahulunya) menjadi orang Islam

Dan telah bersabda رسول الله SAW, “Sesungguhnya الله SWT itu lebih sayang kepada hambanya melebihi kedua orang tuanya yang menyayangi puteranya”.

Sahabat Jabir bin AbdiLlah RA berkata, “Barang siapa yang kebaikannya melebihi keburukannya kelak di hari kiyamat, maka maka dialah orang yang dapat masuk surga tanpa hisab. Dan barang siapa yang sama diantara perbuatan baik dan buruknya, maka mereka itu akan mengalami hisab yang ringan / mudah kemudian masuk surga. Sesungguhnya syafa’at رسول الله SAW itu bagi orang yang berbuat kesalahan dan mau menanggung beban di atas punggungnya.

Dan telah diriwayatkan bahwa الله Azza wa Jallah telah berfirman kepada Nabi Musa AS, “Wahai Musa, Qarun telah meminta pertolongan kepadamu namun tidak engkau tolong. Demi keagungan dan kemulyaan-Ku, seandainya ia meminta tolong kepada-Ku niscaya Aku tolong dan Aku maafkan”.

Telah berjata As-Shanaajy, “Aku masuk ke rumah Ubadah bin Ash-Shaamit pada waktu ia menderita sakit yang hendak membawa kepada ajalnya. Aku menangis maka ia berkata, ‘Tenanglah, mengapa engkau menangis ?, Demi الله, tiada sesuatu haditspun yang aku dengar dari رسول الله SAW yang mengandung kebaikan melainkan aku beritakan kepada kamu semua kecuali satu buah hadits yang akan aku beritakan kepada kamu pada hari ini, dan sungguh aku telah mendengar رسول الله SAW bersabda, :

من شهد أن لااله الاالله وأن محمدا رسول الله حرم الله عليه النار

Barang siapayang bersaksi bahwa tidak ada Yang Disembah kecuali الله dan sesungguhnya محمد adalah utusan الله, maka الله mengharamkan baginya neraka.

Telah bersabda رسول الله SAW dalam akhir sebuah hadits yang panjang yang mengisahkan tentang kiyamat, dan shirat, bahwa الله SWT berfirman kepada para malaikat-Nya, “Barang siapa diantara kamu sekalian yang mendapati di dalam hati seorang hamba suatu kebaikan seberat satu dinar, maka keluarkanlah mereka dari neraka.” Kemudian dikeluarkanlah mereka dari neraka dan keluarlah mereka dari neraka dalam jumlah yang sangat banyak. Kemudian para malaikat berkata, “Wahai Tuhan kami, kami tiada lagi mendapati sebagaimana yang Engkau perintahkan”.

Kemudian الله SWT berfirman, “Kembalilah kalian, barang siapa diantara kalian yang mendapati kebaikan seberat setengah dinar maka keluarkanlah mereka dari neraka”. Maka mereka mengeluarkan makhluk dari neraka dalam jumlah yang banyak, kemudian berkata, “Wahai Tuhan kami, tiada lagi kami dapati seseorang sebagaimana yang Engkau perintahkan”.

Kemudian الله SWT berfirman, “Kembalilah kalian, barang siapa diantara diantara kalian yang mendapati kebaikan dari mereka seberat biji sawi, maka keluarkanlah mereka dari neraka”. Maka para malaikat itu mengeluarkan mereka dalam jumlah yang banyak kemudian berkata, “Wahai Tuhan kami, tiada lagi kami mendapati lagi seseorang sebagaimana yang Engkau perintahkan”.

Dan adalah Abu Said berkata, “Jika kalian tidak mempercayai hadits ini, maka bacalah apa saja sesuka kalian”

ان الله لايظلم مثقال ذرة وان تك حسنة يضاعفها ويؤت من لدنه أجرا عظيما

Sesungguhnya Allah tiada menganiaya sedikitpun, dan sesungguhnya kebaikan akan dilipatgandakan dan diberi pahala dari sisi-Nya dengan pahala yang besar.

0 komentar:

Template by - Abdul Munir - 2008